.

Yunnan Agreement, Dokumen Tua Indonesia - China

Tuesday, May 28, 2013

Di dalam posting saya kali ini, " Yunnan Agreement, Dokumen Tua Indonesia - China ", adalah satu bukti yang menunjukkan adanya hubungan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan China, semenjak jaman Presiden Soekarno dulu. Benar atau tidaknya, entahlah. Penulis sendiri tidak tahu persis soal ini.

Dokumen ini, jikapun benar ada dan bukan tipuan, terdiri dari delapan halaman, ditandatangani pada tahun 1957, ditandatangani oleh Mr. Soekarno (presiden pertama Indonesia) dan Mr. Mao Tse Tung (perdana menteri China saat itu).

Catatan: Dokumen-dokumen ini hanya contoh, diasumsikan palsu dan tidak asli/genuine (fake or scam) dan dilarang mencetak atau memperbanyak untuk mencegah penyalahgunaan.












Fantastis dan lengkap bukan?  

Berdasarkan dokumen tersebut, kesan yang diperoleh adalah bahwa Indonesia memiliki sejumlah besar asset yang sangat fantastis nilainya, yang di-"sewa"-kan kepada China, untuk digunakan sebagai Collateral atau agunan (dalam penjaminan) dalam program perdagangan instrumen keuangan international.

Untuk lebih lanjut penjelasan detailnya, silahkan anda baca sendiri. Perjanjian tersebut sudah sangat jelas. Hanya diperlukan tambahan referensi dan wawasan kita mengenai cara, skema, regulasi dan juga sejarah yang bisa dijadikan bahan analisis.

Demikianlah tulisan saya ini, " Yunnan Agreement, Dokumen Tua Indonesia - China", semoga dapat bermanfaat untuk pembaca.  

Bagaimana menurut anda ?

9 comments:

  1. How could you get this document??? It's unbelieveable. I know this is real.

    ReplyDelete
    Replies
    1. do you know that is true..how to me contact to you

      Delete
  2. No...Its not real :)

    ReplyDelete
  3. dokumen yang berbentuk digital mudah untuk dipalsukan, dan meragukan keasliannya!!

    ReplyDelete
  4. Bagaimana menurt kalian mengenai document berikut http://s737.photobucket.com/user/putrabgr/media/1back_zpsw76hefrf.jpg.html
    original document ada di tempat saya

    ReplyDelete
  5. Mungkin itu kejadian waktu indonesia keluar dari PBB. Sehingga menjalin kerja sama dengan RRT.

    ReplyDelete
  6. Harus kah ada Naga di back round?
    Supaya terkesan cina banget?
    Hhehe disinilah letak kecerobohan editor.

    ReplyDelete
  7. terima kasih artikelnya enak untuk dibaca dan penambah wawasan...

    ReplyDelete
  8. generasi sekarang gak akan pernah mempercayai kalau bangsa ini memang memiliki kekayaan yang real, karena generasi ini sudah dikaburkan sejarahnya dan tidak pernah mau mencari kebenaran sejarah bangsanya sendiri. ketika melihat fakta fakta perdata seperti itu, cuma bisa bilang WOWW...!! atau Bulshit..!! kasihan sekali

    ReplyDelete