Dokumen ini, jikapun benar ada dan bukan tipuan, terdiri dari delapan halaman, ditandatangani pada tahun 1957, ditandatangani oleh Mr. Soekarno (presiden pertama Indonesia) dan Mr. Mao Tse Tung (perdana menteri China saat itu).
Catatan: Dokumen-dokumen ini hanya contoh, diasumsikan palsu dan tidak asli/genuine (fake or scam) dan dilarang mencetak atau memperbanyak untuk mencegah penyalahgunaan.







